Ngobrol Bareng Ngayal Bareng

“Mantan” satu kata penuh cerita

“Mantan” satu kata penuh cerita

“Mantan” ? apa yang ada di pikiran kalian denger kata itu ?
Mantan pacar ? Mantan temen ? atau Mantan guru ? … Yakin 90% dari kalian yang membaca ini, akan berfikir Mantan Pacar. Jujur aja, kata itu akan sedikit menakutkan bagi mereka yang belum bisa berdamai dengan kisah nya bersama sang “Mantan”.

Tak jarang kalian memiliki beribu cerita indah bersama, namun berakhir tak seperti yang kalian kira. Lalu timbulah panggilan kesedihan atas berakhir nya cerita indah kalian, dengan sebutan “Mantan”. Well, memang engga mudah buat melangkah “seolah-olah” melupakan kisah itu lalu mencoba membangun kisah yang baru. Pura-pura tegar menghadapi kesedihan juga bukan solusi buat akhir cerita kalian, apalagi dengan memilih pelarian sementara bersama orang lain. Mungkin itu akan berhasil sejenak melupakan kesedihan akhir cerita kalian, namun tak akan berhasil menghapus luka bekas kesedihan itu.

Lalu, harus bagaimana ?

"Berdamai lah"

“Berdamai lah” media dari kitasehat.xyz

Berdamai lah dengan masa lalu mu, berdamai lah dengan mantan mu, terima semua luka yang kalian dapat. Berat ? Pasti, engga mudah adalah kata yang bisa mendeskripsikan hal ini. Belajarlah dari filosofi orang melompat, lompatan yang jauh membutuhkan ancang-ancang yang bagus. Ketika mengambil ancang-ancang, kalian sudah pasti selalu mundur beberapa langkah. Lakukan hal yang sama saat kalian ingin melangkah meninggalkan luka bekas kesedihan itu …. mundur lah, kembalilah ke masa lalu mu, kembali ke mantan mu, lalu berdamai lah.

"Mantan"

“Mantan” media dari nyoozee.com

Coba untuk menerima luka itu, kenanglah bekas luka itu, namun tidak untuk mengulangi luka yang sama. Ketika kalian rasa ancang-ancang itu sudah cukup, lari lah …. iya lari lah, sejenak lupakan kisah dengan sang mantan, capailah karir kalian, mendekatlah kepada Tuhan. Teruslah berlari hingga kalian merasa siap untuk melompat, jangan berhenti jikalau kalian masih ragu, tetap lah berlari …. Lelah ? Banget, tapi teruslah berlari. Namun ingat !! …. melompat lah sebelum kalian benar-benar lelah tak berdaya, kalahkan luka kalian, lelah hanya akan menambah penderitaan kalian, lelah hanya akan membawa kalian dalam keputusasaan. “Berapa lama lagi harus berlari ?” Jawaban ada pada diri kalian, ketika saya bertanya “Sudah siapkah kalian melompat ?” :)

"Siap Melompat"

“Siap Melompat” media dari merdeka.com

Kalian sudah melompat ? Selamat :) , sekarang …. mulai lah kisah kalian yang baru. belajarlah dari kesalahan kalian sebelum nya, ambil sisi positif dari setiap kesalahan. Luka itu pasti masih membekas …. namun sakit nya mulai sirna, terkikis emosi kalian yang kian ceria.

Masa lalu itu wajib di kenang, namun tidak untuk di ulang. Ibarat luka, bekas nya akan tetap ada … Namun sakit nya tak akan bertahan lama.

Mari Melompat :) #PejuangMoveOn

Facebook Comments
1876 Total Views 3 Views Today

Top